Thursday, October 08, 2009

Driving....


Salam...

Talking about driving experience...I've managed to get my driving license since I was 17 but only after failing twice on road test hehe...finally I've managed to get it after the 3rd time...talks about scoring high marks in theory...not as easy for practical though...

1st day practical training...the trainer asked me to drive straight away eventhough I've never tried driving at all before. At that time they used kancil for training and it is quite ok lah because of the comel size...my training went well but on the test day I was soooo nervous especially with pakcik JPJ yelling at me to drive a bit faster and turn at the junction even when there were cars at the front...sampai hati depa takutkan budak kecik huhu ya lah baru 17thn maaa...ketaq wooo...siap masa nk sampai terlanggar lampu merah plak kt dlm kawasan test tu aduyaiiii....

The test area is close to my late grandparents house so twice I walked to them with my head looking at my feet looking so solemn hehe...and on the 3rd time when I passed the test, I walked so proudly even my late grandfather said " Haa...dah pass la tu...jalan pun dah menegak...sengih sampai telinga"...hehehe...

After only several years I've been driving on and off and lastly completely forgot ething...I remember the most intriguing moments...One day my mum let me drive her car on the way back from Alor Setar...that is the furthest journey I've ever drove in my whole life...I am soooo happy and excited and confident....the journey was very smooth and all the way home has been perfect. Then arrived at our house's front gate. I turned to the right to park in front of it but unfortunately I've stepped on the accelerator pedal...GEDEGANG....until now the gate is still not properly functions...and just for the last 2 months I've been driving again and the car was already sold by my dad....it's been 2 years ++

Last month I told my mum i want to put 'P' on the car but my mum said no...so as mym dad huhu I'm afraid people might laughed at me...I realized how grim my face looked while I'm driving...konon trying to focus while on the wheel...So I'm still perfecting my driving skills...learning not to terjun in pot holes and try to elak all the bikers, cyclist and passers by. Now, I'm driving on my own to work after 3years my dad keep on sending and picking me up...rasa mcm dah besar la...hehe wpun mmg dah tua pun...

Wednesday, October 07, 2009

feels like writing...

Actually written on 2/10/09 - 4.49pm


Today I'm here all alone in the office. Having a bit of headache since morning, a good friend of mine told me because today I'm not taking my usual hot milo in the morning. It has actually given me an addiction that's why I'm suffering with headache but luckily not so severe. I'm not sure if that excuse is true but I'll soon find out :-) maybe I'll do the testing another day. For today, I've taken a suam milo in the afternoon but my head still ache.
This semester is getting close to an end, marking works still going on and on and on hehe...but it's quite ok I'm not too busy coz I'm still new here. I bet starting next sem. I'll have a lot going on huhu.

Tomorrow I'm driving to my aunt's house for akikah and her daughter's engagement. Hopefully no soalan cepu mas coming out huhuhuhuhuhu....being single with my age is a bit uneasy donno....coz it makes other people feels annoyed kot...what can I do....just having my usual pray everyday and hope I'll soon settledown and have a blissful married life hehe...(tlg doakan ya). No pressure for me but deep in my heart sometimes the feelings creep in in silence.

Oklah no mambo jambo...mushy2 feelings...gtg...I'm going back in 15 minutes....

Friday, August 21, 2009

Ramadhan menjelang tiba....


Entah kenapa hati aku begitu sayu mengenangkan ramadhan yang bakal berkunjung esok. Pada bulan inilah semua umat Islam akan berlumba-lumba membuat kebaikan dan melipat-gandakan amal ibadat. Aku harap aku jua akan tergolong dalam golongan mereka yang mencari redha dan keampunan. Berbukit dosa yang pernah dilakukan semoga masih ada keinsafan dalam diri dan terbuka pintu hati untuk mencari kemaafan dari yang Esa.


Di kala ini terfikir akan mereka yang beriman dan bertakwa kepada-Nya, hati bagaikan terasa jauh dan cemburu memikirkan di mana kedudukan mereka dan di mana kedudukan aku yang masih kabur dalam kesesatan dunia. Semoga ditabahkan hati dan dipermudahkan dalam menjalani ibadah suci ini.


Wednesday, June 24, 2009

On Leave for a Week....

Baru 2 hari aku start cuti dan sedang menjalani kehidupan biasa sebagai seorang suri rumah hehe. I'm enjoying myself with cooking and doing all the housework eventhough it's tough for me and a bit weird to not going to the office and stare at the monitor whole day long.
My new job will start next week on Wed and feeling rather nervous to start a new job. This is the first time I'm jumping job after 3 years working since my graduation. Hopefully everything will turn up ok.
I'm quite sad to see my favourite blog is now move on to another url and I have no access to the old ones. My own fault coz I'm just a regular reader who have no connection with the blogger and I'll try to find her new blog and keep on reading. I love her blog as it inspires me so much to be tough in the rough ride of my life. Experiences from other people memang mengajar aku erti kesabaran dan bersyukur dgn apa yang aku ada.
Life must go on however tough it's getting and for now mine is still good compared to those unfortunate and Alhamdulilah for that. Aku berdoa aku dan keluarga akan diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Tuesday, November 04, 2008

Aku yg terlalu perisau...

Entahlah ada atau tidak perkataan perisau...maafkan aku kalau salah perkataan. Aku cuma ingin membayangkan diri aku yang seringkali risau akan sesuatu sedangkan jika sesuatu perkara itu berlaku kepada orang lain, pastinya mereka boleh berlagak biasa.
Aku tak mahu kedut-kedut menghiasi dahiku kerana sifat risau ku ini. Masalah aku berkisar dari masalah peribadi hinggalah di tempat kerja. Semua orang menghadapi masalah yang sama tapi aku akan menjadikannya sebagai terlalu besar sehinggalah aku akan berasa tertekan sepanjang hari.
Bagaimana cara untuk aku mengatasi masalah ini?

Monday, October 20, 2008

Skeleton in the closet

I believe everybody has their own secrets in their life. Big or small depends on the individual, who needs to cover it from somebody they love or they fear the most. I have my own secrets not to be revealed to someone, I do not want to hurt their feelings. I know a best friend of mine is also keeping the same secret as I am. We are trying our best to figure out a better way to settle the matter. We share the problems but avoid from giving opinions as not to effect others. I pray that my secret will revealed in a peaceful and good way.
I wish happiness and bliss will come in my path of life.
I keep my faith and trust in myself and others.
Tuhanku berikan kami kebaikan atas apa yang berlaku dan berikan kami kekuatan.
Berkatilah hidup kami, semoga ada sinar keberkatan dari-MU untuk kami.

Friday, October 17, 2008

Jangan mencari yg terlalu sempurna


Jika kamu memancing ikan.... Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu..... Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula ke dalam air begitu saja.... Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.


Begitulah juga ......... Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang... Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya.... Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.... Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu. ...



Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar keperluanmu. ... Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menambalnya semula.... Akhirnya ia dibuang.... Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....


Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya.... Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.... Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. ... akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya....



Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi... yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain.. Terlalu ingin mengejar kelazatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan menyesal.


Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu. MENYAYANGIMU. ... MENGASIHIMU. .. Mengapa kamu berlengah, cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain... Kamu juga yang akan MENYESAL.....


Sesungguhnya keadaan kekuasaanNya apabila Ia menghendaki adanya sesuatu, hanyalah Ia berfirman kepada (hakikat) benda itu: " Jadilah engkau! ". Maka ia terus menjadi.

Rumput & Kasih Sayang


Pada suatu pagi di satu sekolah menengah, ada seorang pelajar bertanya pada seorang guru yang sedang mengajar. Ketika itu, guru tersebut sedang menyentuh mengenai kasih dan sayang secara am.
Dialog di antara pelajar dan guru tersebut berbunyi begini :
Pelajar : Cikgu, macam mana kita nak pilih seseorang yang terbaik sebagai orang paling kita sayang?. Macam mana juga kasih sayang itu nak berkekalan?
Cikgu : Oh, awak nak tahu ke?.Emmm...baiklah, sekarang kamu buat apa yang saya suruh. Ikut je ye....mungkin kamu akan dapat apa jawapannya.
Pelajar : Baiklah...apa yang saya harus buat?
Cikgu : Kamu pergi ke padang sekolah yang berada di luar kelas sekarang juga. Kamu berjalan di atas rumput di situ dan sambil memandang rumput di depan kamu, pilih mana yang PALING cantik tanpa menoleh ke belakang lagi walaupun sekali. Dan kamu petiklah rumput yang PALING cantik yang berada di depan kamu tersebut dan selepas itu bawa balik ke kelas.
Pelajar : Ok. Saya pergi sekarang dan buat apa yang cikgu suruh.
Apabila pelajar tersebut balik semula ke kelas, tiada pun rumput yang berada di tangannya. Maka cikgu pun bertanya kepada pelajar tersebut.
Cikgu : Mana rumput yang cikgu suruh petik?
Pelajar : Oh, tadi saya berjalan di atas rumput dan sambil memandang rumput yang berada di situ, saya carilah rumput yang paling cantik. Memang ada banyak yang cantik tapi cikgu kata petik yang paling cantik maka saya pun terus berjalan ke depan sambil mencari yang paling cantik tanpa menoleh ke belakang lagi. Tapi sampai di penghujung padang , saya tak jumpa pun yang paling cantik. Mungkin ada di antara yang di belakang saya sebelum itu tapi dah cikgu cakap tak boleh menoleh ke belakang semula, jadi tiadalah rumput yang saya boleh petik.
Cikgu : Ya, itulah jawapannya. Maknanya, apabila kita telah berjumpa dengan seseorang yang kita sayang, janganlah kita hendak mencari lagi yang lebih baik daripada itu. Kita patut hargai orang yang berada di depan kita sebaik-baiknya. Janganlah kita menoleh ke belakang lagi kerana yang berlaku tetap dah berlaku. Dan semoga yang berlalu tidak lagi berulang. Jika kita berselisih faham dengan orang yang kita sayang itu, kita boleh perbetulkan keadaan dan cuba teruskan perhubungan tersebut walaupun banyak perkara yang menggugat perhubungan tersebut. Dan ingatlah orang yang kita sayang itulah kita jumpa paling cantik dan paling baik pada MULAnya walaupun nak ikutkan banyak lagi yang cantik dan baik seperti rumput tadi. KECUALILAH jika perhubungan tersebut tak boleh diselamatkan lagi, maka barulah kita mulakan sekali lagi.
Maka sayangilah orang yang berada di depan kita dengan tulus dan ikhlas.Maka, bersyukurlah dengan kasih-sayang yang kau terima pada hari ini, kerana jika kau meninggalkannya, mungkin kasih sayang itu tidak akan kembali seperti sediakala. sedarlah wahai insan, kasih sayang ALLAH itulah yang paling hakiki, jika kau memalingkan dirimu dari kasihnya, maka kamulah serugi-rugi manusia.

Sweet and very meaningful (realizing)





























As Usual

As usual, it takes me a long time to update the blog. I don't have much idea to share my thoughts or stories. I only got some boring details of my life encircling me. Family matters, job, social life, relationships and other tiny tiny things.
Sometimes we just take for granted what we have in our life, we keep on forgetting that we should be thankful to be having a family who loves you, a job (salary) even a boring one to support our life, a home (even if it is not yours) and friends.
I've been thinking what if I've given the chance to be other people. How may I succed to be them?
I know I have to be myself but sometimes I want to be successful as other people. To have lots of money so that I can your the whole world and eat (eating is a hobby for me) at any places that I wanted to.
But deep down inside I realized that the true happiness in life is to live up to anything you have and treasure the time you have with others.